Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi Naik Mobil

Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi Naik Mobil

[Sponsored Post]
Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi Naik Mobil. Buat perantauan pasti tidak asing lagi yang namanya mudik, begitupun juga saya. Waktu masih single atau belum punya anak, pulang itu rasanya santai. Saya naik kendaraan apa saja atau makan apa saja selama dijalan dibawa enjoy, yang penting sampai. Tapi beda kalau sudah punya buntut eh anak maksudnya. Mau tidak mau kenyamanan anak harus saya dahulukan.

Yang paling saya perhatikan kalau pergi membawa bayi itu adalah asupan makanannya. Saya masih ingat saat Raffi masih bayi dan MPASI, Mau tidak mau membawa banyak makanan persiapan untuk MPASInya. Secara kalau dijalan saya bingung Raffi makan apa. Kalau sudah usia todller seperti sekarang sih rada enak karena dia sudah bisa ikut menu direstoran yang kita lewati sih ya. 

Waktu itu saya memilih pulang naik mobil, karena anggarannya kebetulan tidak cukup untuk naik pesawat. Selain itu, kalau bawa mobil sendiri pertimbangannya bisa bawa banyak barang. Mulai dari oleh-oleh sampai perlengkapan Raffi bisa kebawa semua. 

Konsekuensinya mudik naik mobil itu bakalan kena macet cet cet cet. Tapi paling macetnya sampai daerah Cirebon ya rata-rata. Makanya kami pilih mudiknya 4 hari sebelum lebaran, biar tidak terlalu macet banget (walau sebenarnya sudah macet sih). Normalnya, perjalanan kekampung saya itu 2 hari 1 malam. Tapi berhubung ini suasana lebaran jadi 3 hari 2 malam, dengan catatan kami memilih untuk istirahat semalam dulu dihotel daerah Solo. Ini kami lakukan biar bisa istirahat sebentar, lalu besoknya melanjutkan perjalanan lagi. 

Tadinya sih mau lanjut joss sampai rumah, tapi kok capek rasanya badan gara-gara macet lama sampai cirebon --". Jadi cari hotel murah didaerah Solo Surakarta juga last minutes gitu. Untungnya carinya di misteraladin, jadi alhamdulillah dapat hotel murah Solo Surakarta. Dan ternyata memang badan jadi lebih enak, tidak terlalu capek. Kan kebetulan gantian sama suami nyetirnya, jadi kaki bisa selonjoran tidak terlalu capek.

Dan ini beberapa tips dari saya kalau mau mudik lebaran sambil bawa bayi naik mobil. 

1. Pastikan kendaraan sudah siap untuk dibawa mudik 
Ini penting karena bakalan jadi rumah kita selama perjalanan. Keselamatan penumpang juga ditentukan dari kondisi mobil yang fit. Jadi jangan lupa mobil diservice dulu kebengkel, cek-cek oli, karburator dan AC. Secara diperjalanan biasanya panas kan? Makanya jangan lupa AC freon dkk dicek juga.

2. Bawa semua peralatan bayi yang biasa kita gunakan dirumah
Ini dilakukan biar kita lebih mudah mengurus bayi selama perjalanan. Lebih enak kalau kita buat list terlebih dahulu, jadi tidak ada yang ketinggalan. 

Kemarin, saya biasa kemana-mana bawa baby bathup yang bisa dilipat. Jadi kalau menginap kemana-mana tidak bingung bak mandi, kan bayi belum bisa berdiri  dimandiinnya ^^. Saya juga bawa stroller, kursi (yang biasa dia pakai duduk), perlengkapan tidur (bantal, selimut,dll), highchair dan carseat (walau kadang dipakai kadang tidak selama perjalanan). Bawa juga gendongan yang nyaman untuk bayi, biar lebih enak kalau berhenti dijalan tanpa harus mengeluarkan stroller.

Jangan lupa mainan yang biasa digunakan. Bawa tetheer buat gigit-gigit juga, tisu bayi, pospak, baju bayi, handuk dll. Bayi tetap bisa bermain sepanjang perjalanan ^^. Pakai baju yang nyaman ya jangan yang panas tapi jangan lupa bawa jaket juga

Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi Naik Mobil
Mau mudik atau pindah rumah?

Ini baby bathup yang bisa dilipat. 
Praktis banget buat saya selama Raffi masih bayi


3. Perhatikan makan bayi (MPASI)

Karena waktu itu sudah diatas 6 bulan dan masa untuk MPASI, jadi saya seperti tadi cerita diatas bawa perlengkapan MPASI-nya. Karena bisa tetap terjaga asupan makanannya, lebih aman, lebih sehat dan terjaga. Untuk peralatannya MPASI yang saya bawa itu ada blender,  pisau kecil, termos (yang bisa minta diwarung atau restoran lewat air panasnya), saringan dan sedia MPASI instant untuk jaga-jaga. Bawa piring, gelas, sendok bayi juga jangan lupa. Terus tisu kering dan tisu basah juga dibawa.

Untuk makanan MPASI pokok, saya sedia buah (apel dan pisang paling juara dibawa kemana-mana), telur rebus, hati dan daging ayam, wortel rebus dan kentang rebus. Sisanya saya berhenti di supermarket yang lewat untuk beli bahan lagi. Untuk cemilan Raffi selama dijalan, saya sedia kastengel, pompom keju dan buah-buahan. Untuk MPASI, saya memilih metode WHO yang no gula no garam sebelum 1 tahun.


MPASI Raffi diperjalanan mudik

Karena masih menyusui, saya jaga-jaga bawa peralatan breastfeeding seperti breastpump buat pompa ASI, botol dan cooler bag buat menyimpan BP. Sebisa mungkin susui bayi langsung selama perjalanan dan pompa ASI saat bayi tidur atau bayi lagi tidak menyusu.

Bawa pompa asi donk^^

Btw, karena saya gantian sama suami nyetirnya mau tidak mau saya harus sedia ASIP. Biar lebih tenang nyetir tanpa terganggu Raffi pengen menyusu. Kebayang kan kalau pas lagi ramai macet tiba-tiba Raffi crancky minta menyusu --". Makanya saya berlakukan manajemen ASI diperjalanan biar lebih enak. Jadi, sebelum berangkat saya bawa itu ASIP dan taruh dicoolerbag yang penuh dengan coolen dingin es batu (dijalan banyak penjual es tinggal tambahin saja biar tetap bagus ASIPnya). 

Manajemen ASIP selama perjalanan tidak terlalu sulit sebenarnya asal niat sih hehe. Jadi, saat saya menyetir Raffi akan minum ASIP dibantu suami. Tinggal disiram saja pakai air panas dari termos yang sudah kita bawa. Tapi kalau tidak nyetir, saya susui Raffi langsung dan sempatkan memompa sebentar. 

Inilah kenapa saya lebih nyaman membawa kendaraan sendiri dibandingkan naik kendaraan umum kalau bawa bayi Saya bisa membawa apa saja barang yang harus dibawa, dan bisa menyusui dengan lebih tenang.

Note : Jangan sampai melewati jam makan MPASI bayi, ingat bayi kondisi badan berbeda dengan orang dewasa ^^


4. Ajak main bayi diperjalanan

Katakan padanya kalau kita mau pulang mudik lebaran dan perjalanannya jauh jadi harus bersabar. Untuk mengisi waktu buat permainan yang tidak menghabiskan energi, seperti bernyanyi atau bermain dengan mainannya. Bisa juga diajak bermain sambil menunjuk pemandangan sekitar, kita bisa mengajarkan kalau bangunan itu gedung, sawah, langit dll. Biarkan anak bereksplorasi selama perjalanan asal dijaga keselamatannya. Setel musik yang dia sukai juga ^^ atau video lucu kegemarannya.

Saya yakin banyak hal baru yang bisa anak pelajari selama diperjalanan. Trust me!

 
Pose-pose Raffi diperjalanan



5. Usahakan anak nyaman 

Nyaman ini luas sih ya artinya, yang pasti karena melihat Raffi kecapekan tidur dimobil makanya kenapa kami memilih istirahat menginap dihotel murah di Solo Surakarta waktu itu. Raffi tidurnya bisa ditengah (sambil dipegangi) atau juga bisa dicarseat. Enaknya sih dicarseat ya, tapi kalau perjalanan lama seperti ini sih pasti tidak betah ^^. Saya sih terserah bayi waktu itu, yang penting dia nyaman.  

Biar anak gak masuk angin, jangan lupa dikasih minyak telon ya perut punggung sama pakein kaos kaki biar tetap anget. Jaga kondisi anak tidak kepanasan dan kedinginan dimobil. Kalau capek bisa sedikit streching diluar sambil cari angin diluar. Berhentinya di masjid atau pos polisi biar aman. Hati-hati barang bawaan.

Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi Naik Mobil
Raffi tidur dimobil

Insyaallah kalau persiapan lengkap beserta doa perjalanan akan lancar. Yang penting, selama perjalanan itu butuh kerjasama suami istri ^^ dan stok sabar orang tua menghadapi bayi ^^. Jaga kesehatan, kalau capek lebih baik istirahat dulu seperti saya yang menginap dihotel murah daerah Solo. Badan jadi lebih fit untuk melanjutkan perjalanan. 

Tidak terlalu repot kan ternyata membawa bayi mudik naik mobil itu? Ini tips dari saya buat mudik lebaran, ada tips lain?  Monggo dishare ^^.

30 comments:

  1. 3 hari 2 malam bawa bayi? Luar biasa perjuangannya Mbak. Saya yang cuma 12 jam aja udah loyo. wkwkwk.. Tahun ini gak mudik ya?
    Btw, buat aku, high chair itu nolong banget, gak pegel. Pluuss juga suami-istri bisa nyetir dua-duanya (kalau gak bawa sopir) itu kerjasama hebat, gak pegel di jalan karena bisa gantian :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. carseat mak. iya enak banget itu , selama anaknya g pengen turun wkkwwk

      Delete
  2. Sudah lamaaaa gak ribet saat mudik krn bawa bayi cha...dulu ya persis sama yg mba ir lakukan :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga kangen teh? jadi bikin lagi *eh

      Delete
  3. Mudik kemana to Mak? Kok ngelewati Solo?.
    Mudik bawa bayi emang paling rempong persiapannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak jawa timur tapi muter-muter duluuu

      Delete
  4. Iya betul kalau bawa bayi minimal naim kereta lah. Jangan bis atau motor. Dan kendaraan pribadi emg pilihan terbaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya naek mobil emang enak tapi rada rempong macet xD tapi bebas mau ngapain aja

      Delete
  5. penting banget nih Cha, bawa anak2 gede aja rempong banget, apalagi bawa bayi ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mbakkk.. pasti pernah ngerasain :")

      Delete
  6. Raffi kecil gemesin bangeeeettttt. Hihihiii. Emang rempong ya pasti mudik bawa bayi. Ngemoll bawa bayi aja rempong. Hihiii. Selamat mudik ya Mak Echaaaaaa

    ReplyDelete
  7. Waktu anak-anak usianya lebih kecil dari sekarang, suka adaaaaa aja barang yg lupa dibawa. udah gitu saya nyiapin sendiri, suami malah suka ngeburu2 duuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. betullll suami napa suka gitu xD.. nanti kalau ada yang lupa aja pasti merengut :P

      Delete
  8. Kwkwwkkwkw.... sama aja kaya akoohhh klo mau pergi jauh jauhhh di mobil bawaannya kaya udah mau pindah kamar 😆

    ReplyDelete
  9. mudik memang paling seruuuu, seru baaw bawaan banyak, seru macet2an, yg penting mudik

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya macetnya itu bakal jadi cerita buat kenang2an

      Delete
  10. Naik mobil emang pilihan yg paling enak menurutku. Selama ada yg gantian nyetir dan anaknya nyaman srps ngebis enakan bawa mobil .Mo brentin kapanpun bisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum berani kalau naik kendaraan umum kasian ga tega xD. dulu pernah sekali pas 3 bulan tapi kasian XD

      Delete
  11. couldn't agree more... pokoknya sebisa mungkin, perjalanannya nyaman biar si anak gak rewel. apalagi kalo perjalanannya super jauuuuh.

    btw, aku yo wes ngdraft tulisan ngene iki :)))

    ReplyDelete
  12. Kalau bawa anak kecil naik mobil dan pejalanan jauh yang bikin aku khawatir kalau pas tidur nggak di car seat mbak. Kasihan badannya ketekuk-tekuk kalau digendong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan digendong kitanya capek ditidurin lurus sambil dipegangi pinggirnya. kalau bawa carseat lebih enak lagii

      Delete
  13. Bagus tips2 nya, perdana mudik bawa bayi. Jd rada deg2 an hehe...

    ReplyDelete
  14. Belum pernah ngerasain mudik jauh,, soalnya rumah mertua dan ibu bisa ditempuh 30 menit-an hehe,,
    Tapi pernah perjalanan ke padaherang 12 jam,,itu sesuatuhhh,, bawa 2 krucil dan mobil penuh T_T perjuangan,,
    Selamat mudik rafii,semoga selamat sampai tujuan ,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sesuatu ya...enak maak kalau deketan

      Delete
  15. Nah klo yg gk punya mobil pribadi gimana???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau praktis cepet naik pesawat, kereta juga bisa ^^
      tapi belum pernah naik bus umum pergi jauh selama ini ^^. Heart to heart ya, semoga selamat dan menyenangkan bersama anak diperjalanan

      Delete

Monggo komen yoo... Mohon maaf link hidup saya hapus komentarnya.. ^^