Sukses MengASIhi Berkat Cinta Philips Avent


Breastfeeding isnt just about milk, it is also about love


Sebagai salah satu survivor kanker getah bening dan syaraf kejepit yang sering bolak balik RS, saya berhasil memberikan ASI untuk buah hati sampai 2 tahun. Bisa? Bisa kok dengan menyusuilah dengan keras kepala. Dan kesemua itu berkat Philips Avent yang  selama 4 tahun ini membantu saya memberikan asupan nutrisi terbaik penuh cinta untuk sang buah hati.

Baca juga :

Bulan Juni 2014 adalah awal perkenalan saya dengan breastpump Philips Avent.  Waktu itu saya masuk Rumah Sakit karena syaraf kejepit sehingga tidak bisa berjalan. Tapi berkat breastpump Philips Avent, saya tetap bisa memberikan ASI pada Raffi yang saat itu berusia 10 bulan. Setelah itu, hari-hari saya diwarnai kebersamaan cinta dengan Philips Avent sampai detik ini.


Dan ini cerita saya bersama Philips Avent...




Saya sering baca-baca review di The Urban Mama dan banyak yang menyarankan menggunakan Philips Avent. Jadi saat kehamilan Raffa selain mengkonsumsi asupan nutrisi di 1000 HPK bayi, saya juga sudah mempersiapkan perlengkapan bayi punya kakak Raffi seperti pompa ASI, botol susu dan sterilizer. Untunglah semua perlengkapan menyusui Philips Avent masih awet walau usianya sudah 4 tahun.




Waktu lahiran Raffa, saya sudah siapkan yang harus dibawa ke RS. Diantaranya adalah pompa asi dan botol susu Philips Avent yang kesemuanya sudah disterilin terlebih dahulu. Di RS, saya langsung pompa ASI dan tidak ada setetes kolostrum-pun terbuang. saya juga jadi bisa lebih banyak beristirahat karena punya stok ASIP tanpa harus bingung puting.

Baca juga :



Saya menggunakan sterilizer Philips Avent untuk semua perlengkapan bayi agar bebas kuman, karena muat banyak dan bisa tahan sampai 24 jam dengan proses cuma 6 menit.


Baca lengkapnya di
 Sterilizer



Masa-masa menyusui Raffi dan Raffa terbilang lancar karena peralatan tempur Philips Avent sudah siap. Setiap hari di rumah, manajemen ASIP diberlakukan "1 ASIP masuk freezer dan 1 ASIP diberikan pada bayi, selebihnya breastfeeding langsung".


Baca juga
Breastpump

Raffa minum pakai botol susu Philips Avent yang punya desain gelembung udara anti kolik. Jadi kita tidak perlu khawatir bakal bikin kembung atau tersedak. Dot-nya direkomendasikan oleh Orthodentist dan bisa disesuaikan usia bayi. Malah untuk dot yang model sekarang ada swirlnya gitu. Cantik!




Baca juga



Setelah ASI Ekslusif, saatnya masa MPASI dengan tetap memberikan ASI hingga 2 tahun. Saya menggunakan Philips Avent Toddler Meal Time. Dibawahnya ada lapisan karet yang tidak membuat piring bergeser. Dan yang paling saya suka, awet banget sampai sekarang loh!. Untuk tempat minumnya, saya tinggal mengganti tutupnya saja sesuai usia. Hemat!







Andai saya diberikan kesempatan The Urban Mama untuk memiliki produk Philips Avent lainnya, ini wish list saya. Semoga jadi kenyataan dan hidup saya jadi lebih sempurna.
 
Ini loh wish list saya :


1. Philps Avent Baby Food Maker
Saat masuk awal MPASI kemarin, saya kesulitan saat lagi travelling. Kalau pakai ini pasti lebih mudah mengukus dan menghaluskan dalam satu waktu singkat. MPASI no drama pokoknya. Selain itu, saya juga bisa membuat jus dan makanan sehat lainnya untuk keluarga.

2. Philips Avent Thermal Bottle
Anak bisa minum susu atau ASIP hangat saat kami lagi di luar rumah. 

3. Breast Pump Philips Avent
Karena perjalanan menuju 2 tahun ASI juga masih lama, punya pompa ASI baru bikin semangat. Saya senang pumping pakai ini karena empuk, bisa sampai kosong dan membuat LDR berulang kali.

Tidak bisa ke lain hati, karena cinta telah menyatukan saya dan Philips Avent demi asupan terbaik demi buah hati. Semoga proses mengASIhi ini selalu berjalan lancar sampai lulus s3. Semoga selalu bisa sukses mengASIhi dengan cinta. Benar-benar #AVENTsahabatbunda banget ya :*.

Ini cerita saya dan Philips Avent, bagaimana cerita kalian? Ikutan #TUMbloggerscompetition Apresiasi Cinta Bunda yuk!

http://www.philips.co.id/ACB


26 comments:

  1. Aku selalu mupeng lihat produk terbaru dari Avent mbak. Kebetulan baru punya breastpump nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dek bisa disimpen itu bpmu sampe anak selanjutnya <3

      Delete
  2. Aiiihhh banyak ya produk Avent. Tadinya kukira breastpump doang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener kan enak dengan saranku kalau nge bp pakai itungan 😂😂 bisa berkali2 ldr

      Delete
  3. Produk-produknya Philips Avent bikin mupeng semua huhuhu mana awet pisan. Itu itu itu, toddler meal timenya ituuu mau juga hahahaha duh emak2 adaaa aja yang dipengenin hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mak mak gragass wkwkw tapi enak seh awett

      Delete
  4. Saya jg pgn bgt baby food makernya :)

    ReplyDelete
  5. Wah lengkap ini, sukses terus ASI dan ASIP ya

    ReplyDelete
  6. Philips Avent emang nyaman banget, aku pake Single Comfort Electric dan emang beneran comfort bangett.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahhh yang electric yaa. Aku seneng manual soalnya emang ga ngejar setoran asip tapi cukup

      Delete
  7. Philips Philips emang da best de hahaha
    Setrika sama lampu philipsku masih bagus sejak tahn 2009.
    Ntar mau beli ini juga kalau udah punya anakk..
    Mbak echaaa kerenn *virtualhugs

    ReplyDelete
  8. Subhanalloh ceritanya menginspirasi sekali mbak...luar biasa sukses ASI meski berjuang dg kondisi Mbak saat itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba. Sukses juga mengasihinya <3

      Delete
  9. Ternyata banyak juga ya pilihan produk AVENT

    ReplyDelete
  10. Saluuutlah sm Echa kl soal mosting. Smg menang ya, Cha. Lv u

    ReplyDelete
  11. Bener banget menyusui harus dgn keras kepala. Semangat terus maakkk 😁

    ReplyDelete
  12. wah banyak pilihan ternyata ya, jaman saya dulu perasaan gak terlalu banyak pilihannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti bissa direkomen buat anak mba :*

      Delete
  13. Setujuu menyusui harus dengan keras kepala.. Salut sama perjuanganmuu.. :*

    Dan ouh Food Makernya bikin mupeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loveed :*

      Iya aku mupeng 😂😂 ga punya ini masih huhuhi

      Delete

Monggo komen yoo... Mohon maaf link hidup saya hapus komentarnya.. ^^