Jangan Ambil Bahagiaku


Pergilah kau....pergi dari hidupku...bawa semua kenanganmu...

Iya... tulisan ini gara-gara obrolan di grup yang sedikit bercerita tentang masa lalu. Jadi teringat cerita dulu yang sama sekali aku tidak akan mau pernah lagi ingin mengalaminya. Bahkan mengingatnya saja aku tidak sudi... Walau kadang mimpi tiada terduga sering menari dalam buaian-buaian bunga tidur...Aku membencinya apalagi bercerita..aku tidak menyukainya..padahal salahku sendiri...padahal salahku....kenapa cerita.. capedeee jadi keingat kan :v

Pyuh...aku kudu ngomong kepiye yo...aku tau semua pasti punya masa lalu, perjuangan, cerita, kisah atau keteguhan sampai bisa ketahap ini. Baik itu cerita suka atau cerita duka yang Tuhan kasih sesuai kemampuan masing-masing umatnya... Banyak tawa tapi juga lebih banyak isak tangis menyayat hati yang bisa mengerti hanya diri kita dan orang terdekat yang benar-benar menyemangati kita untuk ikhlas.

Benar loh...ilmu ikhlas itu sulitnya minta ampun...Perlahan satu-satu menutup kenangan, meninggalkan dunia dan melangkah dengan lembaran baru. Iya...itu aku...aku yang sekarang dan berusaha untuk tidak menoleh kebelakang.. meninggalkan pahit, sakit, kecewa, sendiri, sedih dan hal-hal melow lainnya...

Tolong... jangan usik aku lagi... Hidupmu hidupmu hidupku hidupku...belum puaskah merusak masa laluku?? Pergi jauh dari hidupku... godaan setan yang teramat kejam, hingga membuat aku menderita terpuruk didalamnya.. tidak...tidak...aku masih punya hidup..Hidup yang jauh lebih bahagia dari yang kamu umpatkan...

Dan sekarang disinilah aku, berdiri dengan penuh bahagia. Tolong jangan rusak, dan tutup semua cerita dulu... tanpa aku tergelitik lagi membukanya bahkan mengingatnya..Jangan jangan jangan...pergi pergi pergi...Aku tidak mau sakit lagi, aku tidak mau menangis lagi...cukup cukup cukup kamu ambil bahagiaku dulu..sekarang pergi pergi pergi telanlah bersama sepimu...

Jangan ambil bahagiaku...
Lindungi kami Tuhan



Balkon rumah sambil memandang awan gelap gulita, 11 Juli 2014
Aku yang lagi mengingat sedih dan  selalu berusaha membuang lalu