Doni Herdaru Tona, Pahlawan Para Hewan Terlantar



Doni Herdaru Tona, Pahlawan Para Hewan Terlantar. Sebenarnya banyak para pecinta hewan favorit saya. Yang mereka turun langsung kejalan menyelamatkan hewan terlantar atau teraniaya.


Ada Qori Soelaeman, ada Lily Turangan, Tio Bali, ada Om Jo dan masih banyak lagi para penyelamat hewan yang sepak terjangnya memang sudah tidak dapat diragukan lagi. Selain itu, juga ada banyak organisasi peduli hewan... Seperti Garda Satwa, Animal Defender Indonesia,  JAAN, republik gukguk dan lain-lain.

Kita perlu tahu tidak banyak hewan diluar sana yang beruntung. Mereka harus mengais sampah untuk makan, berlindung dari panas dan hujan, kelaparan, dianiaya manusia dan banyak hal lainnya... Dan itulah yang membuat para penyelamat hewan terketuk hatinya untuk mengupayakan tempat yang layak hidup untuk anjing dan kucing.

Apalagi, kenyataannya dilapangan hanya sedikit orang yang menolong atau menyelamatkan hewan-hewan malang tersebut. Lebih banyak jadi penonton, bahkan jadi pelaku penganiayaan hewan. Betul tidak?

Sebenarnya, kenapa kita harus menyelamatkan dan menyayangi hewan? Kalau teori saya sih, manusia itu harus sinergis dengan alam, termasuk hewan dan tumbuhan. Saling bersama menghormati masing-masing makhluk ciptaannya. Karena kalau tidak seimbang, manusia sendiri yang susah. Ekosistem terpengaruh dan dampaknya rantai makanan juga pasti terpengaruh. Belum lagi, masalah yang timbul karena ketimpangan ekosistem...

Itu teori saya saja sih ya... Tapi gampangnya, saya sendiri memiliki banyak kucing karena mereka bisa jadi pelipur lara (Baca : Ten Thing about Cucuth ). Mereka bisa menghibur dan membuat saya tertawa dengan tingkah laku mereka. Menemani saya saat menonton TV kabel dan membantu kebersihan rumah dari adanya tikus atau kecoa hehehe... Dengan menolong mereka dijalanan lalu merawatnya dengan baik membuat saya bahagia. Iya, hewan itu bisa membuat bahagia manusia ^^. Ada ikatan batin disana saat kita menyayangi mereka dan begitupun sebaliknya.

Dipostingan kali ini, saya berusaha mengajak teman-teman untuk mengenal salah satu penyelamat hewan dibalik organisasi Animal Defender Indonesia yang sudah tidak asing lagi, yaitu Doni Herdaru Tona.


Mengenal Doni Herdaru Tona 


Saya mengenal nama Om Doni dikomunitas hewan yang saya ikuti. Pria kelahiran Jakarta 18 juli 1978 ini mulai banyak dikenal saat menyelamatkan hewan yang terlantar pada banjir di Jakarta tahun 2013 lalu.. Bersama para relawan, Om Doni langsung turun kelokasi untuk penyelamatan. Apalagi ternyata, banyak hewan-hewan peliharaan yang sengaja ditinggalkan dalam rumah saat pemiliknya mengungsi kebanjiran. Kasihan sekali nasib hewan-hewan itu.... Untunglah Om Doni dan teman-temannya tergugah untuk me-rescue. Bisa dibayangkan kan nasib mereka yang kebanjiran dan kedinginan tanpa makan minum?

Ternyata dari kecil, Om Doni ini memang senang menolong hewan terluka dan terlantar dijalan. Kalau ada hewan terlantar, pasti dia bawa pulang dan dirawat... Dan kebiasaan itu berlanjut hingga sekarang... Walau sekilas pria bertato ini menyeramkan, tapi ternyata hatinya sangat penyayang pada hewan :").

 
 Om Doni dengan para puppy 


Kegiatan om Doni saat ini selain menikmati hari-hari bersama anak istri, dia juga tetap fokus dengan misi Animal Defender Indonesia dan kampanye agar masyarakat lebih memperhatikan kualitas hidup para anjing kucing. Kita bisa lihat kehidupan sehari-harinya lewat postingan instagramnya di  @doniherdaru.

Om Doni dapat lebih mudah berkoordinasi dengan banyak pihak apabila terjadi kasus hewan dilapangan. Makanya jangan heran, kalau setiap hari masuk banyak laporan tentang hewan dari para netizen pecinta hewan ke kontak twitter Om Doni di @doniiblis. Mulai dari penganiayaan hewan, menemukan kucing yang sengaja dibuang dijalan tol, hewan peliharaan yang diterlantarkan oleh pemiliknya sampai menanyakan dokter hewan yang bisa menolong saat malam hari juga ada.
Berkat internet dengan fiber terbaik inilah, banyak media yang menulis tentangnya dan juga diundang keberbagai acara TV. Dan itu adalah salah satu jalan agar banyak masyarakat tahu tentang keberadaan Om Doni dan Animal Defender dan sekaligus dapat memberikan edukasi pada masyakat agar bisa menyayangi hewan terutama anjing kucing dengan baik.

 Monyetnya tertawa bahagia bersama Om Doni dan istri :D


Banyak cerita dibalik kisah penyelamatan hewan oleh Om Doni dan timnya. Dia pernah dikira pencuri saat proses evakuasi hewan, juga pernah dikira tim pemburu anjing untuk dikonsumsi. Dan semua pengalaman yang dia dedikasikan untuk kesejahteraan hewan ini, membuatnya menemukan jati diri sebenarnya. Bahwa, menjadi seorang local heroes harus memiliki tekad, fokus dan jiwa yang baik serta penyayang. Dan sekarang, Om Doni sangat bahagia dan bangga dengan kegiatannya menjadi seorang rescuer hewan.


Anjingnya masuk sekolah xD


Doni dan Animal Defender Indonesia


Berbicara tentang Om Doni, tidak akan lepas dari Animal Defender Indonesia. Awalnya, Om Doni dan teman-teman mendengar kasus pembantaian anjing di Jogja... Dan mengontak teman-teman di Jogja tentang hal ini. Setelah itu, ternyata banyak kasus penganiayaan dan penelantaran hewan anjing kucing yang dia lihat. Dan dia melihat orang yang menolong hewan itu hanya sedikit. Jarang ada orang yang tergerak hatinya untuk misi penyelamatan.

Sejak itu dia sadar, bahwa dia tidak bisa bergerak sendiri. Bersama teman-temannya yang memiliki jiwa rescuer, dia mendirikan Animal Defender Indonesia pada tahun 2011. Karena kalau bergerak bersama secara kolektif dan lebih terorganisir, selain suara aspirasi lebih terdengar juga bisa  membantu menyelamatkan banyak hewan sekaligus. Karena dalam satu wadah organisasi, dia bisa bersinergi dengan masyarakat untuk lebih menyayangi hewan, terutama anjing kucing.

 
Om Doni dengan anjingnya


Sampai saat ini Animal Defenders hanya berfokus menyelamatkan kucing dan anjing. Karena walau termasuk hewan yang banyak dipelihara manusia, ternyata hidup anjing kucing itu juga banyak yang mengalami penganiayaan, penelantaran bahkan dibuang oleh pemiliknya. Belum lagi anjing kucing yang ada dijalan, anjing kucing yang diburu untuk dimakan atau anjing kucing yang sengaja dibunuh dalam suatu lingkungan.

Om Doni juga nekat menyewa lahan seluas 2600 meter untuk membangun shelter demi kehidupan yang layak untuk para anjing dan kucing. Walau kebanyakan memang anjing kucing kampung, tapi anjing kucing ras juga ada yang ditampung dishelternya karena diterlantarkan oleh para pemiliknya. Disini, anjing kucing diselamatkan dan direhabilitasi baik fisik maupun psikisnya.... karena banyak hewan yang trauma karena tindak kekerasan dilingkungan sebelumnya.

Sejak 2011, Animal Defenders Indonesia sudah menolong ratusan hewan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Misi utamanya adalah 3R, yaitu Rescue, Rehabilitation, Re-Home. Mereka juga bekerja sama dengan beberapa dokter hewan yang punya kepedulian terhadap penyelamatan binatang. Untuk biaya shelter, Animal Defender Indonesia membuka penggalangan dana dan bekerja sama melalui program CSR perusahaan.


Program Animal Defender Indonesia untuk Masyarakat Indonesia

Om Doni dan timnya selalu berupaya mengajak orang untuk menyayangi hewan. Terutama hewan peliharaannya seperti anjing dan kucing. Karena menurutnya, memelihara hewan itu adalah komitmen seumur hidup. Kita wajib memberikan pakan, pengobatan dan kasih sayang dengan baik. Karena dia yakin, apabila manusia menyayangi hewan maka tenggang rasa dan kasih sayang antar  manusia juga akan baik.

Dia juga sangat menyarankan untuk ADOPT, DON’T SHOP !, yaitu agar masyarakat tidak membeli hewan, tapi mengadopsi hewan yang membutuhkan kasih sayang. Karena apabila kita membeli hewan, maka akan lebih banyak hewan yang terlantar dijalanan. Dan itu membuat mereka berkurang kesempatannya mendapatkan kehangatan kasih sayang manusia :"(.

Berikut ini adalah beberapa program Animal Defender Indonesia yang digawangi oleh Om Doni. Ini sudah berjalan sampai saat ini dan selalu ada inovasi dalam perkembangan kegiatan dari tahun ketahun.

1. Steril dan vaksinasi gratis


Om Doni rutin mengadakan sterilisasi dan vaksinasi gratis atau bersubsidi (lebih murah harganya dari pasar). Bekerjasama dengan beberapa dokter hewan yang mau ikut serta, mereka mengajak masyarakat agar sterilisasi dan vaksinasi hewannya. Sterlisasi itu penting untuk menekan jumlah populasi. Apalagi setiap keluarga memiliki keterbatasan dalam memelihara hewan. Dengan steril hewan, setiap keluarga akan lebih fokus merawat hewannya dengan baik. Kalau vaksinasi untuk menjaga kesehatan hewan, bukankah lebih enak kalau hewan itu sehat ^^ ?.


2.  Menyelamatkan hewan terlantar dan teraniaya
(Rescue and Rehabilitation)

Kucing yang tertabrak dan harus kehilangan kakinya.
Sekarang sudah sembuh ^^

Om Doni selalu berusaha mengetuk hati para followernya, agar lebih menyayangi hewan. Termasuk apabila menemukan hewan dijalan dalam kondisi mengenaskan. Mereka diminta untuk menyelamatkan terlebih dahulu dengan membawa hewan itu ke dokter hewan terdekat. Biaya dokter hewan biasanya akan dibuka donasi untuk pembayaran. 

Sedikit flashback...Saat banjir enam hari di Pluit, Om Doni dan timnya (terdiri atas 10 anggota inti dan 50 sukarelawan) berhasil menyelamatkan 32 anjing dan 20 kucing lalu dibawa ke posko darurat dekat klinik dokter hewan di Muara Karang. Saat dievakuasi, banyak anjing dan kucing yang sakit hipotermia dan cacingan akibat banjir. Belum lagi, banyak hewan yang harus dirawat karena psikis ketakutan saat banjir... :(

Beberapa bentuk penyelamatan dari para relawan animal defender


Untunglah, 80 persen hewan yang diselamatkan itu akhirnya dijemput para pemiliknya. Om Doni dan Animal Defender juga dibantu banyak pihak seperti Dompet Dhuafa. Lihat, banyak sekali orang yang peduli pada hewan.. Sekarang giliran kita!

Kucing yang sudah dirawat akan jadi cantik kan?

Menyelamatkan anjing digorong-gorong air
Dan sekarang sudah cakep ^^.




4. Rehome (Adopsi)


Ini adalah kampanye untuk memberikan rumah untuk para hewan terlantar yang sudah diselamatkan. Mereka dicarikan rumah hangat yang akan membuat mereka merasakan kasih sayang kembali dirumah para pecinta binatang. Proses adopsi juga tidak sembarangan. Om Doni sangat selektif memilih keluarga adopsi. Jangan sampai, anjing dan kucing yang diadopsi mengalami hal buruk dirumah baru mereka.

Makanya, para adopter diwajibkan untuk memberi tahu kabar dari hewan yang mereka adopsi ke Animal Defender dua minggu sekali. Sering juga dilakukan pengecekan berkala untuk melihat kesejahteraan hewan peliharaan terjamin dirumah baru. Sebelum diadopsi, anjing dan kucing harus disteril dan divaksinasi terlebih dahulu ^^.

Dengan mengadopsi satu dari shelter, maka akan ada ruang kosong untuk hewan terlantar lainnya. Proses adopsi ini gratis, tapi syarat dan komitmen harus dipenuhi para calon adopter. Yuk, ada yang mau adopsi hewan dishelter Om Doni tidak? ^^


5. Kampanye "Say No to Dog Meat'


Om Doni sangat menentang distribusi daging anjing ke sejumlah restoran. Beberapa kali, dia menghalangi para penjual daging anjing. Dan saat mencoba berkompromi, akhirnya dia menebus anjing-anjing itu dengan uang pribadi. Makanya, dia sangat geram dengan orang yang masih saja memakan daging anjing. Padahal masih banyak daging lain yang bisa dimakan, kan?


6. Bersama-sama membangun shelter



Sebagai organisasi relawan dan nekat menyewa lahan di daerah Jati Jajar Depok untuk shelter, Om Doni mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun shelter. Karena merawat banyak anjing dan kucing itu tidaklah mudah. Butuh tenaga sukarelawan dan biaya dalam pengoperasian shelter.

Kita juga bisa mengunjungi shelter untuk melihat anjing dan kucing itu. Disana kita bisa bermain-main dengan berbagai kelucuan mereka... Makanya tidak heran kalau anak-anak sekitar sering membantu menjaga shelter.


7. Donasi



Karena perawatan anjing kucing itu membutuhkan biaya, Animal Defender membuka donasi untuk support kegiatan mereka. Donasinya bisa lewat uang atau bisa berupa pakan hewan atau juga berupa bahan bangunan untuk kelangsungan shelter.

Selama ini, Animal Defender sangat beruntung karena ada donatur yang memberikan dana. Juga ada banyak sukarelawan yang membantu aktivitasnya. Yuk kita bantu shelternya Om Doni !


8. Melalui media untuk rekam jejaknya

Kenapa media sangat penting? Seperti dijelaskan diatas, sepak terjang Om Doni dikenal berkat media dan internet. Dan profil Om Doni dan Animal Defender dilihat oleh masyarakat luas. Di media sosial juga banyak yang menulis tentang kiprahnya selama ini. Hal positif tentang kampanye agar masyarakat lebih aware dengan hewan peliharaannya yaitu anjing dan kucing dapat tersampaikan dengan baik ^^.

Oh ya, Om Doni juga menulis blog loh di https://kucingbudug.wordpress.com/. Isi blognya lebih kurang tentang cerita penyelamatan hewan dan tips merawat hewan peliharaan dengan baik. Diblognya juga, kita disadarkan bahwa masih banyak hewan malang diluar sana yang butuh kehangatan keluarga.


 
Beberapa media yang mengundang dan menulis 
tentang Om Doni dan Animal Defender Indonesia


9. Kampanye hewan sahabat kita

Dalam semua wawancara, cuitan twitter dan foto instagramnya... Om Doni selalu berusaha menyadarkan kalau hewan itu sahabat kita. Bisa kita lihat dari foto-fotonya yang mengartikan hewan anjing dan kucing itu bisa menjadi sahabat keluarga, asal dipelihara dengan kasih sayang...  Dia juga memotivasi banyak orang untuk selalu komitmen dalam merawat hewan.

Ini versi Om Doni

Dan ini  campaign versi saya #tidaktakuttokso #generasiramahsatwa


Menurut Om Doni, sebuah organisasi kecil itu bukan penghambat untuk melakukan suatu perubahan. Memberikan sesuatu yang berharga, yaitu keselamatan nyawa untuk para hewan itu penting. Dengan fokus pada hal terbaik, berusaha menjaga kepercayaan dan selalu meningkatkan inovasi seperti  kerjasama dengan Peduli kucing atau pihak lainnya, akan membuat suatu organisasi yang dia dirikan ini semakin besar. Dan misi agar masyarakat sayang pada hewan (terutama hewan peliharaan) akan tercapai.

Saya menulis local heroes dengan versi yang berbeda kali ini. Karena saya yakin, banyak sekali diluar sana yang belum tahu tentang Om Doni dan Animal Defender ini... Karena saya tahu, masih banyak yang rasa peduli terhadap hewan itu kurang. Dan saya juga tahu, kita sebagai manusia bisa sinergis dengan hewan dan alam... Saling menghormati dan bersahabat.  Sesama makhluk ciptaan Tuhan bukannya harus saling mengimbangi dan menyayangi?

Melalui tulisan ini, saya juga ingin mengajak teman-teman, pembaca dan masyarakat agar lebih menyayangi hewan peliharaannya. Lebih aware dengan hewan yang tidak memiliki rumah. Karena mereka juga makhluk hidup yang butuh kasih sayang dan kehangatan. Paling tidak, yuk ikuti beberapa gerakan yang Om Doni kampanyekan "don't shop please adopt" dan sayangilah hewan peliharaan kita. Kalau bukan kita siapa lagi?

saya dan chiko dikasur


Tulisan ini saya ikutkan dalam lomba Local Heroes. Apabila saya memenangkan lomba ini, hadiah tunai sebagian akan saya sumbangkan kepada Animal Defender Indonesia dan Yayasan Peduli Kucing. Dua organisasi yang saya tahu sepak terjangnya dalam penyelamatan hewan, terutama anjing dan kucing. Wish me luck, friends!


Update : tulisan ini kalah tapi saya senang menulis seseorang yang berani turun ke jalan demi menyelamatkan hewan!

50 comments:

  1. Echaaaa, senang ada yang menyayangi hewan layaknya kita semua. Jujur aku melihat kamu, dalam semua hal adalah total, echa is total, sama kek kamu memelihara dan merawat kucing kucing.

    Aku di rumah pakai tv kabel juga, lumayan wifi kenceng, nonton youtube oke, nonton channel tipi kesukaan iya...semoga kamu menang yaa...

    ReplyDelete
  2. Semoga menang, Echa! Semoga Om Doni istiqomah menyayangi hewan-hewan telantar yang mungkin lebih dari menyayangi dirinya sendiri. Harapanku ada Om Doni Om Doni lainnya nanti. Aamiin.

    ReplyDelete
  3. Tulisan yang menarik. Semoga makin banyak yang tersadarkan pentingnya menyayangi binatang. Good luck Echa

    ReplyDelete
  4. Waah, saluut bgt sama om Doni dan mba echa dg jiwa penyayang yg besar, tidak hanya sesama manusia, tapi juga hewan. Kalo aku, sayangnya masih sebatas mendoakan, blm action. Aku ikut meng aamiin kan doa cikgu Haya, ya...

    ReplyDelete
  5. makk, aku kagum sama om doni dan juga kamu maaak :))

    ReplyDelete
  6. Yang dipakein seragam itu apa banget =))))))
    Aku selalu mengagumi orang-orang yang bertindak nyata dan nggak omdo macam gini :') TFS Cha.

    ReplyDelete
  7. Semoga menang, mbak Echa.
    Aku ga melihara hewan apa pun, takut ga keurus :(

    ReplyDelete
  8. Semoga menang ya Mbak Echaa.....Niatnya mulia ...

    ReplyDelete
  9. Mbakkkk. Saya bacanya lgs bergidik. Inspiratif banget. Apalagi lihat kucing2 yang di foto. Hikkkkkssss.

    ReplyDelete
  10. salut pada om Doni dan kawan-kawan seperjuangan...
    saya nggak piara binatang tapi kalau lihat binatang kesakitan kasihan juga ya mbak...
    terakhir ada berita daging anjing dijadikan santapan...iihhh..dihukum aja tuh orangnya..!

    ReplyDelete
  11. wow, good luck mak, smoga menang !! mak, tipsnya dong pelihara kucing..anak2 pengen pelihara kucing tp saya yg masih membayangkan kerepotannya dan pasti mahal harus ada pasir, makanan khusus dsb

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapp next ya...beberapa ada dikategori kucing dah pernah aku tulis

      Delete
  12. hihihi..lihat raffi tidur ama kucing lucu sekali..senang deh melihatnya..si gembul yg semua gembul...

    ReplyDelete
  13. Yay....
    Sukses terus buat Doni Dan Echa
    Makasihhh yaaa udah mau berbagi hadiahnya jika menang (semoga menang aamiin)
    Ke yayasan peduli kucing

    Kerennnnnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiii ri...doain ya menang buat kesejahteraan hewan ^^

      Delete
  14. anjingnya sekolah dulu biar pinter dan nurut :D

    ReplyDelete
  15. Suka sama orang-orang seperti oom Doni + kamu, padahal gak sedikit orang yang berpikir apa yang bisa diharapkan dari para hewan yang sudah ditolong ini? Toh nanti kita menua ddan butuh diurus, hewan-hewan ini gak bakal bisa nyebokin kita, gantiin baju kita, suapin kita... aahhh... orang-orang seperti Oom Doni + kamu emang luar biasa...

    Good luck yaaa...

    ReplyDelete
  16. Akkk suka sama Mas Doni. Kalo bahas kucing, saaya jadi keinget tentang berita yg lg hits, mahasiswa yang bunuh kucing. kayaknya dia emang harus belajar sama mas Doni.

    ReplyDelete
  17. Subhanalloh. Suka salut sama kalian, yang sayang binatang sekaligus merawat dengan baik. Tanpa pamrih. Padahal, banyak orang-orang nggak peduli, malah nganggap binatang itu nyusahin dan nyebelin. :'(
    Semoga Om Danu dan teman-teman lain bisa terus mengkamapnyekan sayang binatang pada masyarakat di Indonesia. :)))

    ReplyDelete
  18. saya juga sayang kucing, tapi takut banget sama anjing..
    tulisannya keren mba echa, semoga menang, amin...

    ReplyDelete
  19. oh iya aku sering lihat di tv kalau banjir hewan peliharaan gak di ajak ngungsi ya

    ReplyDelete
  20. bener2 perjuangan ya,nyelametin hewan dikira pemburu liar...keren aksinya,peduli banget sama hewan. apalagi sekrang,marak penjualan daging anjing,sedih aja dengernya di tv :(
    sukses ya mak Echa...^^

    ReplyDelete
  21. Semoga menang mba echa. Niat baik akan dapat ganjaran baik

    ReplyDelete
  22. Subhanallah..salut banget sama2 om Doni dan orang2 yg iatiqamah melindungi hewan2 terlantar moga2 makin banyak orang2 seperti beliau..
    Aku berharap bisa sepeeti om doni juga

    ReplyDelete
  23. dulu saya jg punya kucing, tp ga ngaruh tuh buat ngusir tikus, malah kucingnya yg takut :))
    terharu ih baca kisahnya om doni...

    ReplyDelete
  24. Menanginnnn menanginnnn om juriii, semoga berhasil ya mbak, tak doain ya mbak, saya terharu dengan kisah mas doni, saya belum tentu bisa begitu mbak

    ReplyDelete
  25. Selalu tersentuh hati ini, setiap membaca soal satwa yang ditelantarkan. Masih kepengin berbuat lebih banyak lagi untuk satwa-satwa yang terlantar
    Nice post

    ReplyDelete
  26. Pas banget nih, keren.. terutama saat banyak seliweran para pembunuh binatang yang fotonya narsis di Fesbuk. Orang harus tau kalau ada orang2 yang terjun langsung dan penu dedikasi seperti ini. Bravo n smoga menang!

    ReplyDelete
  27. Oom Jo ini siapa Cha? Galeshka? Anw, aku salut sama Oom DOni. Beneran. Sedikit banyak aku belajar dari share-share beliau tentang binatang.

    ReplyDelete
  28. Kereeeen, aku semenjak kenal Loki jg jadi sayang sama kucing..biasanya cuek..hehe

    ReplyDelete
  29. Pengen punya gukguk mbak, tapi belum punya rumah yg memadai, kalo kucing geli saya

    ReplyDelete
  30. huaaahhhh terharunya,,,
    luar bisaaa mak echaa..

    ReplyDelete
  31. Sungguh luar biasa yah dedikasinya untuk melindungi hewan :)

    ReplyDelete
  32. Sungguh luar biasa yah dedikasinya untuk melindungi hewan :)

    ReplyDelete
  33. kucingku klo ktemu om doni bisa jd gemuk ga ya

    ReplyDelete
  34. Duh jadi mupeng pingin ketemu Om Doni deh.

    ReplyDelete
  35. ih...
    foto anjing yang pake seragam ssekolah lucu dan ngegemesin mbak :)
    entah mengapa, saya kalo baca yang kayak gini selalu merinding
    soalnya, salut sama mereka yang saya belum bisa lakuin...

    inspiratif mbak artikel + foto2nya bercerita lebih

    ReplyDelete
  36. Aku termasuk penyayang binatang, terutama kucing Mba, dan wow Mas Doni ini menjadi inspirasi banget buat aku Mba :D

    ReplyDelete
  37. Sosok inspiratif Om Doni ini, Mak.

    Kalo Qori Sulaeman, saya pernah nonton dia sebagai nara sumber di acara Hitam Putih. Dapat award di majalah Nova kalo gak salah kan?

    Oya, moga menang ya lombanya :)

    ReplyDelete
  38. Salut deh sama orang-orang seperti ini. Gudlak, Cha.....

    ReplyDelete
  39. Waaaar biasaah bangeet Om Doni. Merawatnya serius, ya. Ngga pilih2 hewan jalanan.

    ReplyDelete
  40. Masya Allah.... luar biasa ya om dhoni ini... selalu salut sama org2 spt ini meskipun aku sendiri takut sama hewan berbulu

    ReplyDelete
  41. all the best untuk lombanya Echaaa...dan he is one true hero. Tidak banyak sosok yang bisa komit dengan hewan terlantar..salut!

    ReplyDelete
  42. keren banget mas doni, so inspiriiing....terima kasih sudah menuliskannya chaa....

    ReplyDelete
  43. dmna klau sya ingin dtng/ktmu mas doni dkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. dia di shelternya saja pak didaerah depok

      Delete
  44. TV kabel di daeraj jakarta timur myrepunlik belum ada tolong dibantu mi

    ReplyDelete

Monggo komen yoo... Mohon maaf link hidup saya hapus komentarnya.. ^^