Mengenal Sistem CAT dalam Rekrutmen CPNS



Aih judulnya serius amat, Cha? Hooh serius ya hahaha, gak papa kan sekali-kali nulis serius. Nggak kok. Cuma pengen cerita sedikit tentang sistem rekrutmen CPNS yang kemarin berjalan dan menghebohkan. 


Gimana tidak heboh. Di grup Birth Club 2016, hampir semua pada ikut ibu-ibunya. Semangatnya itu loh, ada yang lagi hamil, ada yang sudah mepet usianya untuk daftar bahkan ada yang mau lahiran masih semangat untuk urus-urus legalisir dll buat persyaratan CPNS. 

Dulu saya masih ingat, Mama selalu bilang jadi PNS ya Nak biar hidupmu terjamin. Yang nyatanya tidak saya jalankan karena memilih jadi pegawai swasta dulu kemudian ibu rumah tangga. Gpplah diwakilin kakak yang mengabdi ke negeri. 

Pas kemarin pembukaan CPNS, banyak yang ngingetin saya biar ikutan nyoba sapa tahu rejeki jadi PNS. Secara usia sudah di batas akhir usia pendaftaraN CPNS untuk S2. Tapi karena satu dan lain hal, saya tetap memilih jadi seperti ini saja. Biar dah saya berdoa buat kesehatan dan kemudahan suami dalam mencari rejeki hehehehe. 

Yang membuat saya tertarik itu pada sistem perekrutannya. Dikenal dengan nama sistem CAT (Computer Assisted Test), proses rekrutmen CPNS ini berhasil membuat warna baru yang lebih berkualitas dalam sistem rekrutmen CPNS di Indonesia.

 
Ini CAT, bukan sistem CAT ya
*LOL

Bahkan dalam "Global Report: Public Sector Performance" yang dirilis World Bank pada Oktober 2018, Computer Assisted Test (CAT BKN) dinobatkan sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management yang berhasil mereformasi kualitas sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. World Bank Global Report 2018 membagi Improving Public Sector Performance ke dalam lima kategori, yakni: Driving Results from the Center of Government; Civil Service Management; Innovations in Managing Public Money; New Approaches to Last-Mile Service Delivery; dan Innovations in Delivering Justice Services.

Bapak Edwin Ariadharma sebagai perwakilan dari World Bank Indonesia menyampaikan terpilihnya CAT BKN mewakili Indonesia karena keberhasilan CAT dalam menghadirkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen CPNS yang berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel.

Sistem CAT berkontribusi terhadap penjaringan SDM CPNS yang memang lolos karena kualitas kompetensi individunya, dan otomatis berdampak pada penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan. Dan ini semua demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“In Indonesia, the Civil Service Agency (BKN) succeeded in introducing a computer-assisted testing system (CAT) to disrupt the previously long-standing manual testing system that created rampant opportunities for corruption in civil service recruitment by line ministry officials. Now the database of questions is tightly controlled, and the results are posted in real time outside the testing center. Since its launch in 2013, CAT has become the defacto standard for more than 62 ministries and agencies." 
-Kutipan summary report dari pengumuman tertulis BKN perihal CAT BKN sebagai produk Indonesia yang berhasil dalam Reforming Civil Service Recruitment-


Suasana tes CAT


Selain itu, sistem CAT ini juga memenuhi unsur Improving Public Sector Performance. Ternyata ada 4 unsur utama sebagai produk inovasi di sektor publik, yaitu :

1) Aspek political leadership, 
Inisiasi Kepala BKN pada tahun 2010 dalam pengawasan terhadap proses rekrutmen CPNS, hingga pada tahun 2014 Wakil Presiden menetapkan penggunaan CAT BKN dalam sistem rekrutmen CPNS diberlakukan bagi seluruh Instansi Pemerintah Pusat 

2) Aspek Teknologi, 
BKN melakukan pemanfaatan dan pengembangan teknologi secara mandiri untuk mereformasi sistem rekrutmen dan melakukan kolaborasi dengan instansi pemerintah terkait (khususnya di bidang teknologi dan cyber security);


3) Aspek Transparansi, 
Rekrutmen CPNS dengan CAT berhasil menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel karena hasilnya bisa dipantau masyarakat secara langsung (real time);


4) Aspek Kapasitas Institusi, 
BKN secara konsisten memastikan kesiapan sistem CAT baik dari sisi infrastruktur dan skema mekanisme tes sebelum diaktualisasikan secara nasional dalam proses rekrutmen CPNS di Indonesia.

Teman-teman bagaimana yang kemarin ikutan CPNS? Hasilnya bagus tidak? Semoga yang terbaik ya hasilnya. Dan semoga insan-insan terpilih yang berhasil lolos CPNS ini bisa mengabdi pada negara dengan penuh ketulusan hati.

Selamat sistem CAT, selamat buat BKN dan selamat buat Indonesia. Mari menuju masa depan yang lebih baik mulai di seleksi aparatur negara CPNS. Hidup Indonesia. 


No comments:

Post a Comment

Monggo komen yoo... Mohon maaf link hidup saya hapus komentarnya.. ^^