Memilih Rumah Subsidi Sebagai Rumah Pertama

Memilih Rumah Subsidi Sebagai Rumah Pertama

Siapa di sini yang pengen punya rumah sendiri?? Pasti semua akan menjawab iya. Ya gimana, rumah itu akan menjadi tempat kita berpijak memulai dan mengakhiri hari bersama keluarga. Jadi benar-benar memilih rumah itu perlu sesuatu yang pas untuk kebutuhan kita.

Saya pun demikian, dulu saat tahun 2008 saya pertama kali punya rumah. Rasanya? Ya seneng sih. Sangat. Gimana tidak, rumah yang pertama saya yang dicicil dengan uang gaji saya sendiri. Tahun 2008 saya beli rumah 120juta dan tahun 2022 ini minimal rumah di sana itu harganya 500jutaan. Berkali-kali lipat kan jadinya cuma saat itu 120juta itu rumah yang mahal juga lumayan wkwkkw. Berasa banget gaji kuli bayar KPR.

Walau KPR, saya saat itu tidak mengambil rumah subsidi. Soalnya dulu kalau rumah subsidi kan jauh dari kota, nanti saya yang sering telat ke kantor bisa-bisa kudu berangkat subuh huhuhu. Jadi saya waktu itu ambil KPR biasa saja.

Saat bersama suami, saya pun punya rumah lagi. Dan ternyata jreeeng jadi masalah. Karena kami tidak bisa lagi ambil rumah subsidi, soalnya ternyata masalah di saya yang sudah pernah KPR reguler. Sampai sini kami jadi berpikir, kayaknya rumah subsidi ini bisa untuk orang agar awal-awal punya rumah. Karena kalau suami istri ternyata tetap ngaruh di KPR nya. Beda sama cash yaaa hehehe.

Baca :

Jadi  buat orang yang sudah pernah ambil reguler tidak akan bisa ambil KPR subsidi. Tapi orang yang KPR subsidi bisa ambil KPR reguler. 

Kenapa pengen ambil subsidi saat itu? Ya soalnya buat investasi. Tahu sendiri sekarang tempat perumahan subsidi itu bagus-bagus dan strategis. Buat beberapa tahun ke depan sangat terpakai dan cocok dijadikan investasi jangka panjang. Selain itu terjangkau juga KPRnya karena ada subsidi pemerintah.

Saya punya teman yang beli rumah bersubsidi, dan sekarang malah punya rumah 3 loh. Berarti uangnya bisa banget diputar di sana. Saya aja geleng-geleng kok bisa.

Persyaratan mengajukan KPR subsidi juga sangat mudah. 

1. WNI dan berdomisili di Indonesia dengan usia minimal 21 tahun/ sudah menikah dan maksimal 55 tahun
2. Telah bekerja atau punya usaha minimal selama 1 tahun
3. Belum pernah mengajukan KPR dalam 1 Kartu Keluarga (suami istri), atau belum pernah menerima bantuan atau subsidi perumahan dari pemerintah. Nah pas KPR subsidi saat saya menikah terhalang ini
4. Gaji pokok maksimal Rp4 juta untuk setapak rumah, dan gaji pokok maksimal Rp7 juta untuk rumah susun
5. Punya NPWP atau SPT tahunan PPh sesuai ketentuan yang berlaku
6. Tidak ada pernah kena BI cheking

Sebenarnya cukup simpel ya, makanya cocok banget buat yang baru bekerja agar punya rumah sendiri. Jadi usahakan sebelum mengambil KPR reguler pakai KPR subsidi dulu biar bisa beli rumah subsidi. Cuma kalau mau cash ya alangkah lebih bagusnya, jadi lebih tenang dan aman yaaa.

Rumah Subsidi Arnavat Darpha Mahe Residence


Saat kita akan mengambil rumah subsidi, jangan lupa tentukan lokasi yang akan dipilih. Karena lokasi ini penting buat ambil rumah mau KPR atau cash. Ya atuh kalau rumahnya jauh kan jarak ke kantor atau ke tempat lain juga susah. Usahakan yang daerahnya akan tumbuh seperti dekat sama sekolah, rumah sakit, pasar, transportasi dll. Jadi kita akan lebih bijak investasi rumah subsidi di sana apa tidak.

Salah satunya yang bisa dijadikan pilihan untuk rumah subsidi adalah perumahan Arnavat Darpha Mahe Residence. Ini terletak di Sumatera Utara, tepatnya di Patumbak, Deli Serdang. Ini adalah rumah subsidi pemerintah yang terletak di lokasi strategis dan sangat sejuk, soalnya ada di kawasan hijau dan sungai.

Dengan lokasi yang strategis, akses ke perumahan ini juga sangat mudah dengan lingkungan nyaman dibanderol harga terjangkau. Baik banget untuk dijadikan investasi buat keluarga terutama jadi rumah pertama.

Deket Arnavat Darpha Mahe Residence ini ada The Le Hu Garden, Hospital Emergency Unit Sembiring, Bank Mandiri KCP Medan Delitua, Smp Negeri 1 Patumbak, Swalayan Amplas, SPBU PATUMBAK, Terminal Amplas, Amplas Toll dan Kualanamu International Airport. Jadi walaupun rumah subsidi tapi aksesnya dong bisa kemaana-mana dekat.

Arnavat darpha mahe residence rumah subsidi

Di perumahan ini ada 133 rumah tipe 36 yang dibangun 1 lantai, 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur dan halaman. Ini sama loh bentuknya kayak rumah saya yang KPR reguler. Jadi beneran tidak ada bedanya kan?

Arnavat Darpha Mahe Residence juga DPnya sangat murah. Ya namanya juga rumah subsidi, pasti terjangkau kan? 

Makanya kenapa saya saranin banget pilih rumah subsidi sebagai rumah pertama kita, tidak ada salahnya loh. Terjangkau dan pastinya cocok dengan kantong kita. Dan enaknya lagi, rumah subsidi itu ada banyak banget kan? Di seluruh Indonesia ada, jangan khawatir carinya yang sesuai domisili atau tempat kita ingin beli saja. Jatuhnya tetap harganya rata-rata sama.

Gimana? Tertarik sama rumah subsidi sebagai rumah pertama? Yuk cuss!

Komentar

  1. Huhuhu, bener banget Cha, bahagia pisan bisa nyicil KPR rumah meski 15 tahun hahhaaa. Dulu aku semasa masih (gadis) kerja ngambil KPR yang regular, pas heboh2 KPR subsidi jadi ga bisa ngambil lagi, kan lumayan buat invest juga.
    Kalo adekku yang pertama ambil KPR subsidi bisa ambil KPR reguler, enaknyoooo.

    BalasHapus
  2. Rumah subsidi ini kalau kurang pintar mencari informasi, di tempat saya banyak disalahgunakan. Maksudnya syarat banyak yang ditikung oknum. Jadi sebelum ke masyarakat yang berhak, mereka dan keluarga ramai ramai mengambil juga. Padahal dari segi syarat mereka banyak yg tidak memenuhi

    BalasHapus
  3. Rumah Subsidinya cakep tuh kak.. Cocok lah ya kalau butuh hunian dengan harga terjangkau..Apalagi buat yang baru pertama mau punya rumah

    BalasHapus
  4. kalau lancar pembangunannya rumah subsidi ini memang pas banget di kantong ya dan sesuai lah dengan budget kita. Cuman aku pernah mbak ikutan nyicil rumah subsidi, ternyata itu pengembangnya gak amanah dan kabur bawa duit kita. alhamdulillah akhirnya dicairkan juga karena tekanan dari tempat kerja ke developer. ternyata tanah masih sengketa.

    alhamdulillah kalau rumah subsidi dari pemerintah tentunya lebih aman yaa dan bisa memberikan kemudahan bagi warga yang ingin memiliki rumah.

    BalasHapus
  5. Hebat ikh Mba Echa tahun 2008 udah punya rumah sendiri trus dari hasil kerja sendiri lagi. MasyAllah 😍.

    Ngomong ngomong aku baru tahu lho Mba Echa. Kalau udah pernah KPR reguler jadi ga bisa KPR rumah subsidi ya. Padahal bagus ya rumah subside buat investasi gitu hihihi 😂. Tapi ga boleh gitu juga ya. Mngkin karena rumah subsidi ini memang diperuntukkan orang orang yang butuh rumah untuk ditinggali ya

    BalasHapus
  6. Sebenarnya sayarat untuk mendapatkan rumah subsidi ini gampang ya. Tapi entah kenapa di tempatku cepat banget habis kuotanya. Kalau tidak gerak cepat ya gak bakalan bisa dapat karena memang banyak peminatnya..

    BalasHapus
  7. Mom syarat pengajuan rumah subsidi berlaku di seluruh Indonesia ya? Tertarik juga untuk anakku usianya 24 tahun. Mumpung belum punya tanggungan, bisa jadi investasinya

    BalasHapus
  8. Wah, rumah bersubsidi ini tentu dibutuhkan banget oleh masyarakat. Pasti langsung diserbu nih. Malah jangan2 ga sedikit yang udah lama mengincarnya. Apa orang2 yang lebih berpunya juga bisa memiliki rumah semacam ini? DP Arnavat Darpha Mahe Residence terjangkau, pasti bereort peminatnya nih, mantap.

    BalasHapus
  9. Rumah tipe 36 cukup luas lho ya mba untuk KPR subsidi, udah cukup ideal untuk keluarga dengan 2 anak karena kamar 1 untuk ortu, kamar 2 untuk anak2. Udah lumayan sih ya... PAsti jadi rebutan.

    BalasHapus
  10. Rumah yang bersubsidi begini nih yang dibutuhkan masyarakat ya. Abisnya, harga rumah sangat melambung. Kalo gak disubsidi, mungkin makin tidak terjangkau. Semoga deh, dengan semakin banyaknya rumah bersubsidi, yang juga nyaman dan layak dihuni, semakin banyak masyarakat yang bisa memilikinya.

    BalasHapus
  11. Rumah subsidi ini cocok banget buat yang baru memulai kerja dan pengen punya rumah sendiri.

    Dipikir-pikir emang untung juga sih ini, terus bisa buat investasi. Hmm, jadi pengen juga nih.

    BalasHapus
  12. bener mbak. dari sekarang kayaknya kita perlu mikirin beli rumah nih untuk masa depan. usahain dah punya rumah sebelum 40

    BalasHapus
  13. Walau rumah subsidi, tapi tetap ya mesti pilih-pilih yang lokasinya strategis.
    Aku belum pernah nih ngajukan KPR, jadi bisa nih kayaknya ngajukan KPR subsidi

    BalasHapus
  14. Rumah subsidi ini cukup terjangkau ya mbk, Alhamdulilah sangat terbantu buat teman-teman yang pingin punya rumah sendiri. Rumah subsidi disini banyak banget mbk peminatnya..

    BalasHapus
  15. Syaratnya mudah banget ya, harganya juga terjangkau. Sisa uangnya bisa digunakan untuk usaha yang lain.

    BalasHapus
  16. Ah iya benar mbak, buat pasangan baru yg belum punya rumah, memih rumah subsidi adalah cara untuk bisa punya rumah sendiri

    BalasHapus
  17. Rumah subsidi ini sebenarnya kalau pas survey kita beneran nyari informasi bisa dapat yang memuaskan. Tinggal ditambahin dikit hasilnya bisa bagus

    BalasHapus
  18. mba Echa makasih udah kasih saran di atas. Alhamdulillah aku belum pernah punya KPR regular. eh ini disyukuri apa gimana ya karena sampai sekarang malah belum punya rumah >,<

    rumah subsidi menarik nih, syaratnya insya Allah terpenuhi. coba ku obrolin sama suami.

    BalasHapus
  19. Kami sudah ambil rumah subsidi mak, tahun ke 5 udah dilunasi. Kalo sekarang mau ambil lagi gak bisa. Adanya rumah komersil yah. Tapi sekarang pengen beli tanah deh bangun dari awal

    BalasHapus
  20. Rumah subsidi tuh ada dipinggiran kota besar tapi menurutku memang solusi sih apalagi buat kaum milenial yang baru mau punya rumah. Ibaratnya sedikit-sedikit bisa jd bukit

    BalasHapus
  21. Mantap banget ada KPR yang bisa membantu masyarakat untuk mewujudkan memiliki rumah sendiri. Pengajuan mudah dan ada pilihan lokasi yang siap untuk dihuni.

    BalasHapus
  22. Rumah subsidi lebih terjangkau ya mbak Echa, jadi hampir semua orang bisa memiliki rumah impiannya dengan rumah subsidi ini.

    BalasHapus
  23. Makin ketat sekarang tapinya kalo ngajuin KPR subsidi. Kalau dulu bisa beli2 aja buat investasi (misal dikontrakin ke orang lain) sekarang udah sulit. Harus bener2 ditempatin sendiri. Biar peruntukannya tepat sasaran, bukan dipake orang2 yg sebenernya punya duit tapi pengin properti lebih aja.

    BalasHapus
  24. Dulu pernah mengurus rumah subsidi sayang ketemu marketing yang lambaaat banget . Akhirnya kami memutuskan tidak melanjutkan cicilan kemudian menabung dikit demi sedikit membangun sendiri

    BalasHapus
  25. Rumah subsidi lebih terjangkau apalagi kalo banyak pengeluaran lainnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Hayo komen yukkkkkk!