Rafif Gagal WWL Dari Suami Bukan Ibu

rafif gagal wwl

Judulnya emang aneh banget ya, iya bener. Tapi itulah yang terjadi, Rafif masih belum berhasil melepaskan pegang puting payudara padahal dia sudah 3,5 tahun. Sedihnya, ini bukan dari saya tapi suami :"(.

Jadi ketika Ibu akan menyapih anaknya saat mau masuk 2 tahun ada satu teknik khusus yang disebut WWL. Kepanjangan dari WWL adalah weaning with love, atau sering ibu-ibu menyusui bilang menyapih dengan penuh cinta.

Saat menyapih Raffi dan Raffa saya memang tidak WWL. Jadi lebih ke ndang mari gitu menyusuinya dah capek wkwkkw. Saat Rafif pun sama sebenarnya. Tapi karena saya pikir ini adalah waktu terakhir saya punya kesempatan untuk menyapih anak, maka saya ingin WWL. 


Anak terakhir WWL pertama dan terakhir kalinya. Dan setelah menguatkan tekad, akhirnya tiba saya akan menyapih Rafif kala itu. Dan saya bener-bener afirmasi positif ke Rafif agar dia tidak menyusui lagi kan dah besar dah dua tahun sudah bukan waktunya menyusui lagi. Terus menerus afirmasi cekokin Rafif kayak gitu.

Dan well berhasil memang, Rafif lulus WWL dengan penuh cinta. Dia tidak menyusu, megang atau bahkan minta pada saya. Rasanya bahagia bisa lulus WWL dengan baik. Kalau bisa teriak, saya bakal bilang "EMAAAAAAK, eike berhasil WWL akhirnyaaa MAAAAK!".

Hari pertama dua tiga empat semua berjalan dengan baik. Namun tidak dengan hari-hari lainnya. Tiba-tiba Rafif menangis malam hari, saya sudah bilang hayo peluk aja kan sudah stop nenen. Tapi tidak berhasil dan tidak berhenti nangisnya.

Pusing juga, karena kalau dia nangis, kakak-kakak dan anggota lainnya juga bakal kebangun jadinya. Repot pastinya mana sekolah dll. Haduh berat!

Entah gimana, Papih punya inisiatif naikin baju atasannya sampai terlihat putingnya. Trus bilang ke Rafif, sini pegang putih Papih saja. Dan it's work! Rafif berhenti nangis dan tertidur lelap kembali. Saya dan suami akhirnya melanjutkan kembali tidur nyenyak sampai pagi dengan aman, tentram dan nyaman.

Ternyata kenyataannya, kami salah. Sangat salah!

WWL yang sudah dilakukan dari tadi malah jadi gagal total. WWL yang sudah saya sounding dengan penuh cinta percuma jadinya. Rafif minta pegang puting kembali.

Cuma lucunya bukan pengen pegang puting payudara saya, tapi puting Papih dooong! Siapa yang tidak kaget! Dan sebelnya, Papih terusan memperbolehkan seperti itu dan hal ini terjadi lagi dan lagi dan lagi. Terusan hingga Rafif sekarang usia 3 tahun 6 bulan. 

masih pegang puting 3,5 tahun

Saat saya menulis ini Rafif masih pegang puting Papih kalau mau tidur. Kesel sih.. Soalnya Papih bolehin terus padahal anaknya sudah 3,5 tahun. Saya kasih estimasi palling tidak Januari 2023 Rafif kudu bener-bener lepas pegang nen Papih.

Bayangin 1,5 tahun Papih bolehin Rafif pegang nenennya agar Rafif tidak nangis dll. Tapi saya sadar, Rafif ini memang paling dekat sama Papih dan dimanja. Bagaimana tidak, anak ini adalah pertama kalinya dia pegang sendiri semenjak pensiun dini karena mengurus saya yang post partum depression.

Jadi saya memang biarin, cuma suka bilangi kalau jangan terlalu dimanja terus kasian Rafifnya kan! Dan ini memang yang harus dibrainwash tuh si Papih, bukan si Rafif. Soalnya dia yang bolehin begini. Cuma semoga beneran akhir tahun 2022 ini Rafif bisa berhenti pegang nen lagi karena sudah 3,5 tahun. 

Semangat ya Papih WWLnya wkwkkw!
Iya, malu sih ya. Rafif gagal WWL bukan dari saya tapi dari Papih huhuhu. Ada yang punya pengalaman sama? Share dong!

Komentar

  1. Oalah, tantangan menyapih anak memang besar banget apalagi ada rasa enggak tegaan kadang. Baru dengar istilah WWL, ternyata begitu, kalau dulu ikutin cara orang dulu yang buat anak takut dan tidak mau minum susu dengan berbagai cara. Terima kasih sharingnya!

    BalasHapus
  2. wah.. ternyata secinta itu ya anak anak kepada nenen. anak saya usia 17 bulan juga suka pegang puting sambil nenen.. ini sudah siap siap sounding dari sekarang huhu semoga bisa WWL

    BalasHapus

Posting Komentar

Hayo komen yukkkkkk!